Rabu, 27 Desember 2017

Tenaga Penyuluh Perikanan Kekurangan Di Kabupaten Dharmasraya

Informasi Terbaru - Kabupaten Dharmasraya yang terletak di Sumatera Barat, berdasarkan Informasi Terbaru dari Pulau Punjuang bahwa benar - benar sangat membutuhkan tambahan tenaga penyuluh bantu perikanan guna mendongkrak produksi ikan maupun ikan olahan di Kabupaten tersebut. 


"Kami telah mengusulkan penambahan tenaga penyuluh ke Kementerian Kelautan Dan Perikanan (KKP) melalui pemerintah provinsi tahun ini untuk menyisiasati kekurangan tersebut," sebut Kepala Bidang Perikanan Dinas Pangan dan Perikanan setempat, Yoyok Suharyo di Pulau Punjung, Kamis (21/12).

Ia mengatakan idealnya setiap kecamatan terdapat satu penyuluh bantu, sedangkan hingga sampai saat ini Dharmasraya cuma ada tiga tenaga penyuluh dari 11 kecamatan.

Ia berharap pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Perikana dapat melihat kekurangan tersebut dan menambah tenaga penyuluh.

"Besar harapan kami kekurangan ini segara direspon pemerintah pusat," ujarnya.

Ia menyebutkan personel yang bergerak aktif di Bidang Perikanan sebanyak 17 orang, dengan rincian lima petugas struktural, sembilan pegawai honorer, dan tiga penyuluh perikanan bantu.

Menurutnya penambahan penyuluh bantu bukan tanpa alasan mengingat Kabupaten Dharmasraya dengan 11 kecamatan, 52 nagari (desa adat) tentu sulit menjangkau seluruh masyarakat dengan tenaga yang ada.

Ia mengatakan kemajuan dan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi harus juga menjadi perhatian yang perlu dicermati oleh seluruh insan penyuluhan.

Untuk itu, Yoyok Suharyo menilai dengan memperkuat peran penyuluh perikanan sebagai konsultan, penasihat, dan pendamping masyarakat dalam mengembangkan usaha di bidang perikanan sangat perlu dilakukan.

"Kegiatan sektor perikanan perlu dibina dan dikembangkan agar mampu mengelola sumberdaya perikanan secara mandiri, kompeten, berkarakter, sadar, dan peduli terhadap keberlanjutannya," ujarnya. 


0 komentar:

Posting Komentar