Jumat, 25 Oktober 2013

5 Orang Sukses Yang Awalnya Dikatakan Malas !

Author: e-motivasidiri(dot)blogspot(dot)com. | Re Edited By: Ucup_Mardhiono.

5 Orang Sukses Yang Awalnya Dikatakan Malas, maka jangan minderlah kamu jikalau sering dikatakan banyak orang dengan sifat pemalas yang mendarah daging. 

Malas bangun pagi ? Bukan kamu saja yang mengalami hal tersebut. Apakah yang paling kamu suka ? Atau hal apa yang dapat menjadikan kamu untuk bergerak lakukan aktifitas ? 

1. Bill Gates

William Henry Gates III alias Bill Gates adalah orang terkaya dunia selama 13 tahun berturut-turut sejak 1995 sampai 2007. 

Dia adalah ketua umum perusahaan perangkat lunak Amerika Serikat, Microsoft Corp. Pada dasarnya, si Bill Gates ini memang anak yang cerdas. 

Gates belajar di Lakeside School, sekolah elit yang paling unggul di Seattle, dan meneruskan berkuliah di Universitas Harvard.

Lalu kenapa orang meledek dia bodoh? Karena Bill Gates gagal menyelesaikan kuliahnya di Harvard dan harus di DO alias Drop-Out. 

Saya ulangi.. di DROP-OUT! Tidak usah jauh-jauh lah, bayangkan saja apa kata orang tua dan orang-orang di sekitar anda bila anda harus kena DO dari kampus. 

Pasti banyak bunyi sumbang seperti: ‘Ah dasar memang dianya malas’, ‘Ah dasar memang dia bodoh’, ‘Ah, dasar memang dia ndak bakat jadi orang sukses’ dan lain-lain. 

Itu karena kebanyakan orang berkuliah bukan untuk mendapat ilmu, tapi untuk dapat titel. 

Bill Gates, harus mengorbankan kuliah dan kesempatannya mendapat titel untuk fokus kepada penulisan Microsoft BASIC, bahasa komputer terjemahan yang utama untuk sistem operasi komputer MS-DOS, yang akhirnya menjadi kunci pada kesuksesan Microsoft. 

Sekarang, jumlah kekayaan Bill Gates diperkirakan sebesar 18 trilliun dolla, yang belum juga dapat dibandingkan dengan pendapatan 20 orang pejabat korup terhormat dengan titel - titelnya yang sepanjang 10 senti. 

Buat apa punya titel panjang tapi tidak mencerminkan kecerdasan sejati ? Ketekunan dan teruslah berusaha, jangan mudah patah semangat ataupun pesimis. 

2. Adam Khoo

Si Adam Khoo ini adalah seorang berkebangsaan Singapura. Beda dengan Bill Gates, si Adam Khoo ini memang terkenal ‘batu’, terutama dalam hal akademis. 

Saking gebleknya, dia sudah dikeluarkan dari sekolah di kelas 4 SD. Sesusah apa sih pelajaran di kelas 4 SD sampai harus dikeluarkan ? 

Jadinya dia masuk ke SD terburuk di Singapura untuk terus melanjutkan sekolah. Saat pendaftaran masuk SMP, dia ditolak oleh enam SMP terbaik di sana. 

Akhirnya, lagi-lagi dia harus masuk ke SMP terburuk di Singapura untuk melanjutkan sekolah. 

Dengan prestasi akademis yang kerdil ini, wajar saja dia menjadi bahan tertawaan teman-teman sejawatnya waktu itu.

Tapi kekurangaanya di dunia akademis tidak membuntukan ketajamannya di bidang bisnis. Adam Khoo memulai bisnisnya sejak umur 15 tahun. 

Kini dia bergerak di bidang bisnis training dan seminar. Bahkan di saat usianya baru 22 tahun, Adam Khoo sudah menjadi trainer tingkat nasional di Singapura dengan gaji tinggi bayaran $10.000 perjam ! 

Bayangkan saja, di umur 22 tahun saat semua orang masih disibukkan dengan ngeband, kuliah, dan mendaftarkan diri di bank-bank swasta, Adam Khoo yang dibilang bodoh sudah menghasilkan 100 juta rupiah per jam ! 

Kini di usia 26 tahun, dia telah memiliki 4 bisnis dengan total nilai omset US$ 20 juta per tahun. 

Lalu bagaimana dengan teman-teman sejawatnya yang dulu meledek nilai akademis Adam ? Menelan ludah ? 

Telan saja kenyataanmu yang belum bisa sesukses Adam Khoo dan carilah jalanmu menuju kesuksesan.

3. Mark Zuckerberg

Nama panjang orang ini memang bisa membuat lidah keseleo, jadi anda pasti setuju kalau saya cukup memanggilnya Mark saja. 

Nah, siapa si Mark ini? Anda pasti sudah akrab kan dengan situs jejaring sosial bernama Facebook tempat dimana anda berhubungan dengan kolega, atau tempat anda berusaha mencari jodoh, atau sekedar untuk memajang foto anda dengan narsisnya. 

Nah, Facebook adalah mesin pencetak uang bagi si Mark. Mark adalah pembuat situs Facebook dan sekarang masih menjabat sebagai CEO jejaring sosial tersebut. 

Mungkin anda pernah bertanya: “Kok Facebook didominasi warna biru mulu ya?” Itu karena si Mark ini ternyata buta warna hijau dan merah, dan warna terbaik yang bisa dia lihat hanya warna biru.

Lalu kenapa dia pernah dibilang bodoh? Karena si Mark nekat mengikuti jejak seniornya Bill Gates, yaitu di DO alias Drop-Out dari Harvard University. 

Tapi di DOnya dia bukan karena keasyikan dengan organisasi kampus atau sibuk ‘boya’ cewek-cewek junior, tapi sibuk mengembangkan situs jejaring sosial ini. 

Di saat teman-teman kampusnya masih sibuk dengan pertanyaan ‘Saya diterima kerja apa tidak ya?’, si Mark sudah menjadi milyarder termuda dalam sejarah, dan itu karena usahanya sendiri dan bukan karena warisan nenek moyang. 

Jangan mengandalkan harta kerabat, raihlah kesuksesan dalam berkarya maka kamu akan memiliki harta melimpah yang jauh lebih indah.

4. Thomas Alfa Edison

Kisah hidup Thomas Alfa Edison memang sangat mengharukan. Waktu kecil saya pernah meminjam buku otobiografi Thomas di sebuah perpustakaan umum, dan buku itu selalu berhasil membuat saya menangis membacanya hingga sekarang. 

Karena selain kisahnya yang memang mengharukan, juga saya dibuat menangis karena bukunya juga terlalu tebal saat kelelahan membaca. 

Siapa yang menyangka kalau sang penemu lampu adalah seorang yang agak tuli dan hanya mengenyam pendidikan formal selama 3 bulan ? 

Ketika berumur 4 tahun, Thomas Alfa Edison pulang ke rumah dengan membawa secarik kertas dari gurunya. Ibunya kemudian membaca kertas tersebut: 

“Tommy, anak Ibu, sangat bodoh. Kami minta Ibu mengeluarkannya dari sekolah,”

Tapi apa yang terjadi ? Dengan bimbingan Ibunya, Thomas Alfa Edison dengan leluasa dapat membaca buku-buku ilmiah dewasa dan mulai mengadakan berbagai percobaan ilmiah sendiri. 

Di usianya yang relatif muda, Thomas sudah berhasil mengukuhkan temuan-temuannya. Hingga akhir hayatnya, Thomas tercatat memegang rekor 1.093 temuan paten atas namanya. 

Penghasilannya dari temuan-temuan tersebut pun lebih dari cukup untuk mendirikan perusahanya sendiri. 

Pada tahun 1928 dia menerima penghargaan berupa sebuah medali khusus dari Kongres Amerika Serikat atas semua temuan-temuan yang telah dia patenkan. 

Lalu nasib si guru yang dulu mengatai Thomas bodoh lewat suratnya ? Boro-boro dapat penghargaan, namanya pun tidak pernah terdengar. 

Maka janganlah menghina orang yang nantinya bisa saja dapat kamu sesali seumur hidup. Ingatlah ini, hidup hanya sekali, jadi nikmati daripada mencela. 

5. Abraham Lincoln

Abraham Lincoln juga adalah salah satu contoh orang yang sukses dalam meladeni kegagalannya. 

Bayangkan saja, beliau mengalami kegagalan demi kegagalan dalam hidupnya selama 20 tahun ! 

Bukannya dia berhenti dan menikmati bermalas - malasan hingga akhir hayat, tapi malah berusaha terus dan terus yang hingga berbuah kesuksesan.

Kegagalan - kegagalan Abraham Lincoln:

Gagal dalam bisnis pada tahun 1831.
Dikalahkan di Badan Legislatif pada tahun 1832.
Gagal sekali lagi dalam bisnis pada tahun1833.
Mengalami patah semangat pada tahun 1836.
Gagal memenangkan kontes pembicara pada tahun 1838.
Gagal menduduki dewan pemilih pada tahun 1840.
Gagal dipilih menjadi anggota Kongres pada tahun 1843.
Gagal menjadi anggota Kongres pada tahun 1848.
Gagal menjadi anggota senat pada tahun 1855.
Gagal Menjadi Presiden Pada Tahun 1856.
Gagal Menjadi anggota Dewan Senat pada tahun 1858.

Kira-kira apa yang akan terjadi pada anda bila mengalami kegagalan demi kegagalan terus menerus selama puluhan tahun ? 

Saya pribadi cuma punya 2 jawaban: Menyerah dan menjalani hidup bermalas - malasan atau gila. 

Wajar saja banyak yang menganggap dia bodoh jika terus memaksakan dirinya berada di dunia politik. 

Tapi kegagalan Abraham Lincoln dalam dunia politik tidak lantas membuat dia menyerah dan membuka counter pulsa kecil (karena memang handphone saja belum ada), dia terus maju walaupun pada tahun 1836 pernah terpuruk karena kegagalan-kegagalannya. 

Abraham Lincoln berhasil menjadi presiden Amerika ke - 16 pada tahun 1980 dan juga sebagai salah satu Presiden tersukses dalam memimpin bangsanya, menghentikan perang saudara Amerika, dan menghapuskan perbudakan.

Sesungguhnya masih banyak contoh lainnya bukan hanya dalam artikel ini tentang 5 Orang Sukses Yang Awalnya Dikatakan Malas. 

Lalu apa yang bisa kita pelajari dari para ahli sukses di atas ? Ketekunan, terus berusaha, mau bangkit kembali saat terpuruk, dan memiliki MOTIVASI ! 

Keberhasilan hanya bisa diraih dengan bertahan dan keluar dari kegagalan. Dalam proses pencapaian kesuksesan, akan banyak rintangan dari luar, termasuk caci maki dari orang - orang anti sukses disekitar kamu. 

Tetaplah berani untuk menempuh jalan yang berbeda dari kebanyakan orang, selalu percaya pada potensi dan impian kamu, dan motivasi diri atau dengarkan motivasi positif dari orang terdekatmu. Maka ujung dari usahamu yang tekun akan menghasilkan kesuksesan.



0 komentar:

Posting Komentar