Jumat, 30 Agustus 2013

Indonesia Tourism And Creative Economy Fair 2013 !

Author: Sindotrijaya.com | Re Edited By: Ucup_Mardhiono.

Untuk mendukung dunia pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia, Badan Promosi Pariwisata Indonesia, menggelar pameran Indonesia Tourism and Creative Economy Fair atau bisa kamu sebut ITCEF 2013 dan juga akan ada Indonesia Culinary Festival 2013 di JCC Jakarta.

Acara ITCEF dan Indonesia Culinary and Cuisine Festival 2013 kali ini ingin mengulang keberhasilan dalam turut mendongkrak pariwisata Indonesia yang ditahun sebelumnya telah sangat sukses terselenggara.


ITCEF 2013 dan Indonesia Culinary and Cuisine Festival 2013
ITCEF 2013 dan Indonesia Culinary and Cuisine Festival 2013

Pameran ITCEF 2013 digelar mulai hari ini tanggal 30 Agustus hingga 1 September 2013 mendatang. Ketua Badan Promosi Pariwisata Indonesia, Wiryanti Sukamdani mengatakan, pameran kali ini diikuti oleh 113 stand, yang terdiri dari hotel, airline, travel, ekonomi kreatif dan badan ekonomi daerah, di berbagai daerah unggulan di Indonesia. 

Bahkan industri pariwisata dari negara Cina, Korea dan India juga turut hadir. “Pameran ITCEF 2013 merupakan tahun kedua sebagai upaya mendukung pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia,” tegasnya. 

Sedangkan Indonesia Culinay and Cuisine Festival 2013 akan menampilkan 106 stand, akan digelar besok yang menampilkan masakan nusantara murah dan bergizi di Parkir Timur Senayan. “Direncanakan Mantan Presiden Megawati Soekarno Putri akan hadir karena konsern terhadap makanan murah dan bergizi,” ujar Yanti.

Ia menegaskan, transaksi dalam pameran tahun 2013 dapat lebih besar dibandingkan tahun lalu yang mencapai 15 milyar rupiah dengan 15 ribu pengunjung. “Saya berharap transaksi pameran dan kuliner tahun ini lebih besar dibandingkan tahun lalu,” tegasnya.

Wiryanti Sukamdani yang juga menjabat Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia tersebut menambahkan, dengan tingginya nilai tukar dolar amerika terhadap rupiah, akan berdampak murahnya biaya pariwisata indonesia.

“Kondisi ini bisa dimanfaatkan oleh industri pariwisata kita,” tambahnya. Untuk itu pihaknya optimis, kunjungan wisatawan mancanegara akan lebih tinggi dibanding sebelumnya. 


0 komentar:

Posting Komentar